Saya tiba-tiba mengitari Jebres sendirian malam ini. Dalih awalnya adalah untuk makan malam, namun selebihnya ternyata merenungi malam. Ceritanya karena kondisi badan sepertinya perlu perbaikan kesehatan, bilangnya cape padahal bimbang.
Beberapa bulan ini saya bertemu dengan banyak orang baru (tiba-tiba saja begitu). Mungkin karena untuk menyelesaikan pekerjaan receh ini itu. Saya biasanya kesulitan berinteraksi dengan orang baru, maka biasanya usaha sok asyik saya terkesan jadi sok tau.
Renungan jalan malam mengantarkan sepeda motor saya berhenti di Masjid NH. Masjid kampus adalah tempat pemberhentian paling saya sukai. Naik ke lantai dua, saya melihat dua orang sedang berpelukan dan salah satunya menangis (masih lengkap dengan mukena pascasalat Isya). Saya hanya melewatinya, membiarkan mereka menikmati perasaan denganNya.
Pascasalat saya berpikir, bahwa saya sangat bersyukur pada Allah Swt. telah memberikan orang tua terbaik untuk saya. Sejak kecil orang tua saya membebaskan segala hal. Bukan untuk "liar", tetapi membiarkan saya "melalukan hal yang sangat saya sukai". Seminggu lalu saya bertanya kepada mereka lewat percakapan telepon, "Mah, Pa pengin Umi kados nopo? Umi seniki bade manut kersane Mama, Bapa." Hal itu saya tanyakan karena saya berpikir sejak dulu mereka membiarkan saya melakukan hal yang sangat saya sukai dan inginkan. Saya pikir sekarang sudah waktunya untuk saya menjadi yang mereka inginkan.
Mereka bilang, bahwa saya harus tetap melakukan hal yang sangat saya sukai dan inginkan. Ternyata saya baru sadar, bahwa saya menjadi orang kedua yang nangis di tempat tersebut setelah salat. Saya terharu dengan hal yg dilakukan orang tua, saya menangis, dan kemudian berdoa. Tadi, saya putuskan untuk mendengarkan nurani dan melakukan bersama orang tua (keluarga) serta Allah Swt.
Saya pikir "bimbang" terjadi karena terlalu ingin menuruti keinginan banyak orang. Saya ingin seperti orang-orang baru yang akhir-akhir ini saya temui. Mereka melakukan hal-hal yang sangat disukai dan mereka bahagia (menggambar, mendesain, berpikir kreatif, merancang, dll). Paling penting, mereka dapat memberikan kebahagiaan pada orang lain pula.
Surakarta, 14 November 2018
#sharingiscaring #life
0 komentar:
Posting Komentar