Jumat, 19 Desember 2014

#coretSINGKAT_5

Umi Amanah
Luapan emosi aku hentakkan pada sunyi. Niatnya agar sunyi tetap mendendamku dengan memberikan apa yang dia miliki (sunyi itu sendiri). Apa daya ternyata sunyi lebih dari apa yang tak aku ketahui. Gulita malam inipun tersentak saat aku bercerita mengenai sunyi yang membalas emosi.
Ketika aku hanya bisa tercengang akan perlakuan sunyi padaku, ternyata malam memberikan solusi bagaimana sunyi menyayangiku tanpa ragu. Malam bercerita padaku tentang mengapa sunyi mendendamku lewat lampu. Nyatanya agar aku tau betapa aku terlalu membutuhkan gelap untuk tau indahnya sunyi saat aku sendiri. 

*Debu Ambigu

Umi Amanah / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Umi Amanah Designed By Umi Amanah

Distributed By Umi Amanah