Jumat, 19 Desember 2014

#coretSINGKAT_2

Umi Amanah
Bau dendam mulai meruak beriringan dengan uap kebencian yang terus tiada henti mendengus layaknya udara yang terus berdampingan dengan nasalnya. Aku mulai paham bahwa garis antara perasaan itu sangatlah tipis seperti membran membungkus benihnya. Kamu tahu apa itu ? Tentu saja tidak, karena kamu hanya tahu cinta itu adalah kamu. Kamu, kamu yang mencabut rasa itu dari ciptanya. Mencabutnya hingga ke persemaian, membuat akar yang tertanam tak dapat tumbuh dan berkembang. Kamu, kamu yang memutuskan daur semai kuncup bunga, dan kamu adalah api yang membakar sisa humusnya agar tak ada lagi puspita kenangan dapat bersemi di tempatnya kembali.
Hanyalah buku #1

*Ulfha - Sastra Indonesia FSSR UNS 2014

Umi Amanah / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Umi Amanah Designed By Umi Amanah

Distributed By Umi Amanah