Jumat, 19 Desember 2014

#coretSINGKAT_7

Umi Amanah
Hari ini aku banyak lupa,
Hari ini aku banyak lupa, termasuk lupa pada seseorang yang selalu berbicara mengatasnamakan Tuhan dan itu sebelumnya, kini menurutku dia bukan apa-apa. Maaf saja jika ini adalah dusta karena aku saja sampai bingung mendefinisikannya. Aku takut ini hanya luapan emosi belaka, atau malah hanya kebencian akan mulut yang tidak bisa mengungkapkan saat di dekatnya. Dalam hati sebenarnya aku bersyukur pada-Nya, telah menganugrahiku mereka yang sangat peduli jika boleh diungkapkan lewat kata. Sayangnya hari ini aku banyak lupa.

Hari ini aku banyak lupa, aku lupa pada kebencian. Entah apa yang membuatku seketika melupakannya. Aku lupa pada perkara dia yang menjadikanku tak pernah percaya, tapi bagaimana aku harus mengungkapkannya. Haruskah aku seperti dia, menyanjung lewat kata rendahan, memuji lewat diksi kotor, dan berbicara seolah santun tanpa etika. Apa aku harus seperti mereka? Seperti perkara yang acap kali aku dengar lewat suara yang menggema tapi menyakiti hati dan telinga. Tuhan, jangan jadikan aku lupa akan diriku untuk lebih mengerti mulutku daripada hatiku. Karena aku lebih takut mulutku yang menyakiti daripada hatiku yang tersakiti. Itu saja.

*Debu Ambigu

Umi Amanah / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Umi Amanah Designed By Umi Amanah

Distributed By Umi Amanah